Dosakah Diriku?

siluet

Aku senantiasa memanjatkan do’a yang kusesahkan pada langit malam beserta anginnya yang menari-nari

Pada gemintang di tengah dinginnya yang mencekam, aku bersimpuh pada Mu

Aku menangis, meresahkan hatiku yang gelisah tak menentu arah

Buta akan kefanaan yang membelenggu atma dalam kehidupan yang kunjung datang

Aku berdosa pada-Mu

Aku tak dapat tertawa ketika seisi dunia menertawakan takdir semu

Dan kini telah terlukiskan tangan-tangan pendusta

Aku berzina

Mohon maaf pada Mu

Aku bodoh dengan segala kecerdasan yang terukir maya di pasir hilang di tangan angin

Membawa suara jahil yang merajalela

Aku hanyalah ketidak warasan yang tiba-tiba lahir

Minta ampunku pada Mu

Advertisements

One thought on “Dosakah Diriku?

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: