sunrise

Jikalau merindu berbatas

Rindu padamu kan menyeruak bagai tak kendali

Jikalau rindu merasa

Rindu padamu kan bermetamorfosa beribu cara

Jikalau merindu apa adanya

Rindu padamu terpapar nyata dan kini merengkuh tak berdaya

Maka ku merindumu tanpa sadar

Merimbun di tepi hati

Terpangkas paksa kian menggila

Ketika merindu hadir

Aku bersumpah, tak dapat ku menolaknya

Senja yang menciptakan kesenjangan pada perbincangan kita

Mungkin karena lama tak bersua

Dari tatapmu pun aku menelan beribu makna

Berusaha merangkai indah sususan kata

Senja yang menciptakan kesanjungan pda kenangan

Dibawah rinai hujan, kita berpayungkan tangan

Mengapa kau mengajakku berkelana ketika pagi buta?

Menggenggam tangaku erat dan kau ajakku nikmati mentari beserta senyumnya hangatkan rasa kita

Tuk kemudian ku tersesat pada cerita yang tersimpul pada ego milikku

Untuk lupakan mengapa kala itu engkau melepas pelukmu

Membasahi berjuta rintikan tangis hujan

Menyisakan rembulan yang berkilau tuk kita nantikan hingga kini

Mungkinkah tersisa dariku yang tak ingin merelakan

27/03/17

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s